Monday 24th of August 2026

Ratusan Pelajar SMP Negeri 5 Rembang Alami Diare Massal Usai Menyantap MBG Dinkes Langsung Periksa Dapur SPPG

Ratusan Pelajar SMP Negeri 5 Rembang Alami Diare Massal Usai Menyantap MBG Dinkes Langsung Periksa Dapur SPPG

--

NAEWU.com - Sudah mendengar update terbaru terkait dengan Ratusan Pelajar SMP Negeri 5 Rembang Alami Diare Massal Usai Menyantap MBG yang belakangan ini menjadi perbincangan hangat di ranah sosial media lokal Indonesia. Langsung saja ikuti penjelasan selengkapnya di bawah ini!

Baru-baru ini dilaporkan sejumlah 94 siswa tercatat tidak masuk sekolah dengan alasan sakit. Ketika proses belajar berlangsung, ditemukan lagi 42 siswa yang mengalami diare sehingga dibawa ke ruang UKS dan dipulangkan dini.

Baca juga: Video Evakuasi Pendaki Asal Surabaya dan Guide yang Hilang di Gunung Piramid Bondowoso Viral, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca juga: CATAT! Cara Praktis Aktifkan Fitur Kuota Rollover Untuk Indosat, Telkomsel, Hingga XL Cuma Butuh 1 Menit

Dindikpora mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kejadian serupa dari sekolah lain. Kasus tersebut masih terjadi di SMPN 5 Rembang.

"Penyebab pastinya belum diketahui. Apakah karena faktor makanan MBG, penularan, atau penyebab lain, masih menunggu penyelidikan dari Dinas Kesehatan," jelasnya.

Ratusan Pelajar SMP Negeri 5 Rembang Alami Diare Massal Usai Menyantap MBG

Penyebab kasus keracunan massal siswa dan guru di SMPN 5 Rembang saat ini masih ditelusuri. Untuk memastikannya, sampel MBG yang disantap para siswa dilakukan uji laboratorium.

Menanggapi ini, Wakil Bupati Rembang, M Hanies Cholil Barro', menyebutkan insiden keracunan masal yang melanda sekolah ini membuat Dinas Kesehatan mengambil beberapa sampel sisa makanan menu MBG untuk dilakukan uji laboratorium di Semarang. 

"Kemarin Dinkes sudah ke lokasi SPPG yang melayani MBG SMP 5 dan SD An-Nawawiyah, untuk mengecek kondisi lokasi. Dan juga mengambil sampel sisa makanan menu MBG untuk diteliti diuji lab. Untuk memastikan apa penyebab keracunan massal itu. Sampai saat ini kita masih belum tahu faktornya," terang Hanies saat ditemui awak media Kamis (6/8/2026).

Hanies menyampaikan, saat ini pihak SPPG sudah menghentikan operasionalnya untuk sementara.

"Masih menunggu hasil lab. Dan pihak SPPG ini sudah berhenti operasional dulu sementara," ucapnya.

Di sisi lain Kapolres Rembang, AKBP Muhammad Solikhin Fery, saat dimintai tanggapan terkait insiden ini mengatakan Polres Rembang sudah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Dinas Kesehatan Rembang.

Baca juga: Profil Maliya Finda Nenek 51 Tahun Asal Surabaya yang Tutup Usia di Jurang Gunung Piramid Bondowoso Usai Dinyatakan Hilang 2 Hari

Baca juga: Kronologi 2 Pendaki Hilang di Gunung Piramid Bondowoso, Jenazah Sudah Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan

"Kita berkoordinasi dengan BGN dan Dinas Kesehatan. Saat ini mitigasi di internal BGN," terang Fery saat dihubungi awak media melalui pesan singkat pada hari ini.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan, mengataka ada 200 lebih siswa yang absen hari ini. Sejumlah siswa yang tetap masuk sekolah tetapi mengeluhkan sakit perut, pusing, dan mual.

Kami harap informasi yang disampaikan di atas bisa membantu kamu menjawab pertanyaan terkait isu yang satu ini. Demikianlah pembahasan yang bisa kami sampaikan. Jangan lupa untuk selalu belajar hal baru setiap hari ya! Terimakasih sudah membaca!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST