Monday 24th of August 2026

136 Siswa SMPN 5 Rembang Keracunan MBG, Ternyata Ini Penyebabnya Lengkap Dengan Kronologi dan Hasil Tes Lab Terbaru

136 Siswa SMPN 5 Rembang Keracunan MBG, Ternyata Ini Penyebabnya Lengkap Dengan Kronologi dan Hasil Tes Lab Terbaru

--

NAEWU.com - Dugaan keracunan MBG kembali menjadi perbincangan hangat di ranah sosial media lokal Indonesia. Mari simak artikel di bawah ini yang mengulas informasi terkait dengan 136 siswa SMPN 5 Rembang keracunan yang sudah kami siapkan khusus untuk kamu! 

Tercatat sejumlah 136 siswa di SMP Negeri 5 Rembang dilaporkan mengalami diare. Bersamaan dengan ini, sejumlah 7 guru dan tenaga tata usaha (TU) juga mengalami keluhan serupa.

Baca juga: Kronologi 2 Pendaki Hilang di Gunung Piramid Bondowoso, Jenazah Sudah Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Baca juga: Video Evakuasi Pendaki Asal Surabaya dan Guide yang Hilang di Gunung Piramid Bondowoso Viral, Ternyata Ini Penyebabnya

Kejadian ini diketahui pada Rabu (5/8/2026), mengonfirmasi pernyataannya Kabid SMP Dindikpora Rembang, Ngadiono, menyebutkan dalam laporan yang diterimanya. Usai mendapat laporan tersebut ia langsung mendatangi sekolah untuk memastikan kondisi di lapangan.

"Berdasarkan data yang kami terima, ada tujuh guru yang diare, empat tenaga TU tidak masuk, dan kepala sekolah juga mengalami diare meski tetap masuk kerja," jelas Ngadiono saat dihubungi pada Rabu (5/8/2026).

136 Siswa SMPN 5 Rembang Keracunan MBG

SMPN 5 Rembang merupakan salah satu sekolah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disuplai oleh SPPG Mondoteko. Namun, pihaknya belum dapat memastikan apakah kejadian diare massal tersebut berkaitan dengan menu MBG yang dikonsumsi siswa.

Menu MBG yang disajikan pada Selasa (4/8) terdiri atas nasi liwet, tempe, telur balado, buah semangka dan susu kotak. Sejumlah 94 siswa tercatat tidak masuk sekolah dengan alasan sakit. Ketika proses belajar berlangsung, ditemukan lagi 42 siswa yang mengalami diare sehingga dibawa ke ruang UKS dan dipulangkan dini.

Dindikpora mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kejadian serupa dari sekolah lain. Kasus tersebut masih terjadi di SMPN 5 Rembang.

"Penyebab pastinya belum diketahui. Apakah karena faktor makanan MBG, penularan, atau penyebab lain, masih menunggu penyelidikan dari Dinas Kesehatan," jelasnya.

Hasil Tes Lab Terbaru SPPG

Penyebab kasus keracunan massal siswa dan guru di SMPN 5 Rembang saat ini masih ditelusuri. Untuk memastikannya, sampel MBG yang disantap para siswa dilakukan uji laboratorium.

Menanggapi ini, Wakil Bupati Rembang, M Hanies Cholil Barro', menyebutkan insiden keracunan masal yang melanda sekolah ini membuat Dinas Kesehatan mengambil beberapa sampel sisa makanan menu MBG untuk dilakukan uji laboratorium di Semarang. 

"Kemarin Dinkes sudah ke lokasi SPPG yang melayani MBG SMP 5 dan SD An-Nawawiyah, untuk mengecek kondisi lokasi. Dan juga mengambil sampel sisa makanan menu MBG untuk diteliti diuji lab. Untuk memastikan apa penyebab keracunan massal itu. Sampai saat ini kita masih belum tahu faktornya," terang Hanies saat ditemui awak media Kamis (6/8/2026).

Baca juga: CATAT! Cara Praktis Aktifkan Fitur Kuota Rollover Untuk Indosat, Telkomsel, Hingga XL Cuma Butuh 1 Menit

Baca juga: Profil Maliya Finda Nenek 51 Tahun Asal Surabaya yang Tutup Usia di Jurang Gunung Piramid Bondowoso Usai Dinyatakan Hilang 2 Hari

Selain di SMPN 5 Rembang, Dindikpora juga menerima informasi adanya dugaan kasus serupa di satu sekolah lain. Namun, laporan tersebut masih dalam proses verifikasi.

"Sejauh ini yang saya tahu ada di dua sekolah, SMPN 5 Rembang, tetapi satu sekolah masih kita konfirmasi. Hari ini saya mengutus tim PIC untuk ke sana," pungkasnya.

Sejalan dengan ini, di SD Nawawiyah sejumlah 30 siswa dan 9 guru mengalami diare. Dindikpora bersama Dinkes masih melakukan pendataan dan penelusuran untuk memastikan penyebab kejadian di sekolah tersebut.

Untuk kamu yang menggemari topik ini jangan lupa tambahkan situs ini di bookmark kamu agar tak ketinggalan konten menarik lainnya karena kami tak sabar untuk membagikan berbagai hal baru! Terimakasih sudah membaca!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST