Eks Pelatih Barongsai Garut Diamankan Warga Terkait Kasus Asusila, Persada 212 Desak Polisi Usut Tuntas
--
NAEWU - Berikut adalah informasi mengenai Eks Pelatih Barongsai Garut yang lakukan asusila ke seorang murid dan sudah kami rangkum buat kamu. Simak artikel ini sampai habis biar nggak ketinggalan informasi!
Kasus kekerasan dan pelecehan seksual masih kerap terjadi di lingkungan sekitar kita. Sering kali, kasus ini terjadi di tempat-tempat yang tidak terduga seperti dalam lingkungan pendidikan. Pelaku dan korban pun diduga merupakan Eks Pelatih Barongsai Garut yang melakukan tindakan asusila ke murid.
Ingin tahu lebih lanjut tentang kasus Eks Pelatih Barongsai Garut? Simak artikel ini ya!
Eks Pelatih Barongsai Garut
Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria ditahan oleh warga di Jalan Cimanuk, Kota Garut, telah viral di media sosial. Pria tersebut, yang diidentifikasi sebagai Y, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang siswa barongsai. Warga yang menahannya membawanya ke kantor polisi Garut pada hari Rabu, 2 September 2026.
Y dilaporkan sebagai pelatih tim Barongsai San Zhang di Kuil Dharma Loka Garut. Namun, manajemen tim membantah bahwa Y masih bertindak sebagai pelatih. Mereka menyatakan bahwa Y telah dipecat dan tidak lagi memiliki hubungan dengan tim tersebut.
Baca juga: Brisia Jodie Umumkan Kehamilan, Gaya Stylish Pamer Baby Bump dengan Jonathan Alden Jadi Sorotan
Kepala dan pelatih tim Barongsai San Zhang di Kuil Dharma Loka Garut, Erwindy Ramali, menyatakan bahwa informasi bahwa Y masih menjadi pelatih adalah salah.
"Kabar bahwa Y masih menjadi pelatih tim Barongsai San Zhang tidak benar. Sejak tahun lalu, Y tidak memiliki kontak dengan tim Barongsai San Zhang," kata Erwindy. Niko, administrator kuil dan anggota tim Barongsai San Zhang, memberikan kesaksian serupa. Menurutnya, Y telah diskors dari kegiatan barongsai sejak Februari 2026. Niko menyatakan bahwa nama Y tidak lagi muncul dalam daftar kegiatan atau anggota tim mana pun.
Menurut Abah Muda, tindakan tidak senonoh yang diduga itu juga direkam dalam video. Rekaman tersebut diduga digunakan untuk mengancam korban dan memaksanya untuk menuruti tuntutan pelaku.
Y ditahan oleh warga saat menyeberang Jalan Cimanuk. Ia kemudian diserahkan kepada polisi untuk menghadapi proses hukum. Video penyelamatan Y dari amukan massa menarik perhatian pengguna internet.
Persada 212 Minta Pelaku Diusut
Dewan Tanfidzi Kabupaten Garut 212 Persia (DK Persia 212) telah meminta agar polisi menyelidiki secara menyeluruh kasus dugaan tersebut. Organisasi ini juga menuntut penegakan hukum yang ketat jika tuduhan terhadap Y terbukti.
Ketua Umum DTK Persia 212 Garut, Aam Moh. Jalaludin, yang juga dikenal sebagai Ceng Aam, mengutuk kesimpulan kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Y.
"Kami mengutuk keras dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh individu dengan inisial Y. Ini adalah tindakan yang sangat merusak nilai-nilai moral dan kemanusiaan," kata Ceng Aam.
Persada 212 Garut juga meminta agar administrasi Kuil Dharma Loka menerapkan sistem pemantauan untuk kegiatan barongsai. Mereka percaya bahwa lembaga yang menyelenggarakan pelatihan seni tersebut memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa para peserta berada dalam lingkungan yang aman.
Selain menuntut agar proses hukum dilakukan, organisasi tersebut meminta dukungan bagi para korban. Ini termasuk perlindungan hukum, dukungan psikologis, dan pemulihan trauma.
Respons yang cepat dan tegas dari kepolisian dan lembaga terkait sangat dibutuhkan dalam semua kasus untuk memastikan keadilan bagi para korban.
Itulah informasi tentang Eks Pelatih Barongsai Garut yang lakukan asusila ke seorang murid. Ikuti kami terus untuk update berita terkini biar kamu nggak ketinggalan!