Kronologi Siswi SMA 16 Tahun Tertemper KRL di Jurangmangu, Polisi Periksa Teman Korban
--
NAEWU.com - Sedang menjadi perbincangan hangat di ranah sosial media lokal Indonesia. Mari simak artikel di bawah ini yang mengulas informasi terkait dengan kronologi siswa SMA tetemper KRL di Jurangmangu yang sudah kami siapkan khusus untuk kamu!
Baru-baru ini terjadi kecelakaan yang menimbulkan duka mendalam di Indonesia. Sampai artikel ini diturunkan, polisi masih menyelidiki insiden seorang siswi SMA berinisial AP yang meninggal dunia setelah tertemper kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (10/8).
Baca juga: Viral Brand Miras Bikin Challenge Minum Gratis Asal Setor Hafalan Al-Qur'an, Begini Kata MUI
Kronologi Siswi SMA 16 Tahun Tertemper KRL di Jurangmangu
Terkait dengan insiden ini, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menyebutkan berdasarkan keterangan awal saksi, korban terlihat berada di peron saat kereta api dari arah Tanah Abang memasuki area Stasiun Jurangmangu.
"Petugas keamanan yang berada di sekitar lokasi kemudian melihat korban terjatuh ke jalur kereta," ujar Bambang melalui keterangannya, Selasa (11/8).
Ketika ditanyai awak media, Bambang menyebut pihaknya sudah meminta keterangan dari saksi lain yang merupakan teman sekolah korban. Kepada polisi, saksi menyampaikan dirinya bersama korban pulang sekolah bersama dan menuju Stasiun Jurangmangu.
"Saksi bersama korban diketahui pulang sekolah dan menuju Stasiun Jurangmangu. Saat berada di stasiun, keduanya kemudian berpisah untuk menunggu kereta di lokasi yang berbeda," jelas Bambang.
Di sini, Bambang mengungkapkan dari hasil pemeriksaan awal di TKP, korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka pada bagian kepala. Akan tetapi, lanjut Bambang, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan.
Polisi Periksa Teman Korban
Masih berdasarkan penuturan Bambang, pihaknya telah melakukan pemeriksaan TKP, mendata dan meminta keterangan para saksi, melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban serta mengamankan sejumlah barang milik korban untuk kepentingan penyelidikan.
"Polsek Ciputat Timur masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan rangkaian peristiwa dan penyebab meninggalnya korban," ujarnya.
Kejadian ini bermula ketika seorang siswi SMA berinisial AP meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari peron dan tertemper kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (10/8) sore.
Usai kejadian, jenazah korban telah dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke RSUD Tangerang Selatan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
"Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Rangkasbitung, sehubungan adanya salah seorang yang menemper KA 1742D Tanah Abang-Parung Panjang di Stasiun Jurangmangu," kata KAI Commuter, dilihat di akun X-nya, Senin (10/8/2026), pukul 17.37 WIB.
Sekian yang bisa kami sampaikan mengenai kejadian kali ini. Semoga korban diterima di sisi-Nya dalam damai dan keluarga serta orang terdekat yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan pundak yang kuat. Akhir kata, terimakasih!