Sunday 20th of September 2026

Profil dr. Holly Diany, Sp.P: Istri Kadisdik Kalteng yang Viral di Tengah Isu Kebijakan Sekolah dan Kabut Asap

Profil dr. Holly Diany, Sp.P: Istri Kadisdik Kalteng yang Viral di Tengah Isu Kebijakan Sekolah dan Kabut Asap

--

NAEWU.com – Nama dr. Holly Diany, Sp.P, istri dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. M. Reza Prabowo, S.IP., MPA, kerap dikaitkan netizen dengan perbincangan publik mengenai situasi tanggap darurat daerah. Bersamaan dengan viralnya video rapat sang suami yang membahas argumen ket ketat terkait kebijakan operasional sekolah di tengah bencana kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan, profil Holly Diany pun ramai dicari oleh warganet.

Kritik publik mengarah pada sensitivitas serta empati jajaran pejabat daerah di tengah situasi kabut asap yang sedang menyelimuti Kalimantan Tengah. Di balik isu kelembagaan yang menerpa sang suami, Holly Diany secara mandiri dikenal luas oleh masyarakat Palangka Raya sebagai seorang dokter spesialis yang memiliki rekam jejak mumpuni di bidang klinis maupun organisasi kemasyarakatan perempuan.

Baca juga: Alasan Sophia Laforteza Skip Tur KATSEYE: Fokus Perawatan dan Kesehatan Mental

Latar Belakang Pendidikan Kedokteran yang Kuat

Holly Diany menaruh perhatian besar pada dunia pendidikan dan sains. Pendidikan kedokteran dasarnya (S1) ditempuh di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Setelah meraih gelar dokter umum, ia melanjutkan pendidikan profesi tingkat lanjut dengan mengambil program dokter spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Spesialis Paru) di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Rasa haus akan ilmu pengetahuan membuatnya tidak berhenti pada jenjang spesialis. Saat ini, dr. Holly Diany dilaporkan tengah menempuh studi doktoral (S3) pada Program Studi Ilmu Lingkungan di Universitas Palangka Raya (UPR).

Opsi riset di bidang ilmu lingkungan ini dinilai selaras dengan bidang spesifikasinya sebagai dokter paru, mengingat kesehatan sistem pernapasan manusia sangat dipengaruhi oleh kualitas udara dan dinamika ekosistem lingkungan sekitar, khususnya di wilayah Kalimantan yang kerap menghadapi tantangan kabut asap.

Karier Medis Sebagai Dokter Spesialis Paru Aktif

Sebagai seorang klinisi, dr. Holly Diany, Sp.P terdaftar resmi sebagai anggota Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Kalimantan Tengah. Dedikasi praktiknya berpusat di beberapa pusat layanan kesehatan utama di Kota Palangka Raya. Ia tercatat aktif melayani pasien di Poliklinik Paru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, yang merupakan rumah sakit rujukan utama milik Pemerintah Provinsi.

Selain di rumah sakit pemerintah, dr. Holly Diany juga membagi waktu praktiknya untuk melayani masyarakat di Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah Palangka Raya. Kompetensinya dalam menangani infeksi saluran pernapasan akut, asma, tuberkulosis, hingga dampak polusi udara terhadap paru-paru menjadikannya salah satu tenaga medis yang sangat krusial bagi publik setempat.

Baca juga: Perkembangan Sidang Kasus Bibit Nanas Rp60 Miliar di Sulsel, Tiga Kepala Daerah Mantan Anggota Banggar DPRD Bakal Jadi Saksi

Selain sibuk di dunia medis, posisi suaminya sebagai kepala dinas membawa dr. Holly didaulat sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui wadah ini, ia kerap turun langsung ke daerah-daerah guna memantau perkembangan sekolah dan memberikan dukungan moral bagi tenaga pendidik, seperti kunjungannya ke SMA Negeri 2 Laung Tuhup di Kabupaten Murung Raya.

Kiprahnya di ranah pemberdayaan perempuan semakin diperkuat ketika ia resmi dilantik oleh Gubernur Kalimantan Tengah sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) II Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah. Di bidang seni dan budaya, dr. Holly juga pernah menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara III dalam ajang Fashion Show Pakaian Nasional (Kebaya) pada momen peringatan Hari Kartini tingkat Provinsi yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST