Sunday 20th of September 2026

VIRAL! Kemunculan Ikan Oarfish di Pantai Pink Lombok Dikaitkan dengan Gempa, Valid Atau Tidak?

VIRAL! Kemunculan Ikan Oarfish di Pantai Pink Lombok Dikaitkan dengan Gempa, Valid Atau Tidak?

--

NAEWU.com – Pakar menyebut tidak terdapat bukti valid kemunculan ikan oarfish di permukaan atau pesisir dikaitkan sebagai pertanda gempa.

"Secara ilmiah, blum ada bukti valid yg menunjukkan bahwa kemunculan ikan laut dalam di permukaan atau pesisir, seperti di Pantai Pink Lombok 25 Agustus 2026, merupakan pertanda pasti akan terjadinya gempa," kata Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) Daryono dalam keterangannya, Kamis 29 Agustus 2026.

Daryono mengungkapkan bahwa riset dari para ahli oseanografi dan seismologi, termasuk kajian di Jepang yg sering meneliti fenomena ini, menyimpulkan bahwa tidak terdapat kaitan sebab-akibat langsung antara perilaku ikan laut dalam dengan aktivitas seismik.

Baca juga: Hina Customer Obesitas Hingga SDM Rendah di Live TikTok, Host Kirei Style Banjir Hujatan dan Kritik Pedas

Baca juga: VIRAL! Siapa Asep 91? Penemuan 'Prasasti' Batu di Dasar Sungai Kapuas Kalimantan Barat Jadi Saksi Kisah Cinta

Ia menyebut fenomena kemunculan ikan oarfish lebih sering ditimbulkan oleh faktor-faktor seperti perubahan suhu air; pergeseran arus laut, seperti fenomena upwelling yang membawa nutrisi dan organisme ke permukaan); kondisi fisik ikan yang tengah sakit/terluka; atau kejar-kejaran dengan pemangsa.

"Oleh karena itu, isu bahwa kemunculan ikan tersebut adalah tanda bencana gempa yang akan datang adalah tidak benar," jelas Daryono.

Ikan oarfish atau populer dengan sebutan ikan 'kiamat' ditemukan mati terdampar di Pantai Pink, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa 25 Agustus 2026.

 

Kemunculan oarfish kerap dikaitkan dengan mitos sebagai pertanda bencana, bahkan 'hari kiamat'. Namun, pakar menegaskan anggapan tersebut belum terbukti secara ilmiah.

Baca juga: Profil dan Latar Belakang Rizky Irmansyah, Kasespri Presiden Prabowo yang Baru Saja Gelar Pernikahan

Baca juga: Innalillahi! Penyebab Meninggalnya Muhammad Lintang Hermanto, Siswa SMA 4 Muhammadiyah 4 Yogyakarta Wafat di Usia 15 Tahun

"Karena mitos ini kan belum terbukti secara ilmiah. Kita doakan mudah-mudahan tidak terjadi," tegas Muslim, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) NTB.

Muslim mengungkapkan bahwa dugaan kaitan antara kemunculan ikan oarfish dan potensi bencana perlu diteliti lebih lanjut oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Para akademisi juga dinilai bisa dilibatkan dalam penelitian tersebut.

Ikan oarfish tersebut sebelumnya ditemukan dalam kondisi mati oleh pengunjung Pantai Pink, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, pada Selasa 25 Agustus 2026 sekitar pukul 07.30 Wita.

Kepala Wilayah (Kawil) Dusun Telone, Desa Sekaroh, Sahlan, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan ikan tersebut ditemukan pengunjung pantai yang berasal dari Lombok Tengah.

Kemunculan ikan tersebut lebih mungkin ada kaitannya dengan kondisi lingkungan laut, arus, maupun kondisi fisik ikan tersebut sendiri.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST