Wabup Sumedang Fajar Aldila Bantah Isu Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Sekpri: 'Mending Saya Kerja Daripada Klarifikasi Mulu'
--
NAEWU.com – Nama Fajar Aldila, Wakil Bupati Sumedang, menjadi topik hangat pembicaraan usai tersebarr informasi terkait dugaan pelecehan seksual terhadap sekretaris pribadinya yang berinisial R.
Informasi yang beredar juga menyebut adanya dugaan penganiayaan terhadap R yang melibatkan sejumlah pihak. Mereka di antaranya istri Fajar, Astria Dita Oktavia, kerabatnya yang disebut adalah anggota DPR RI, Farah Putri Nahlia, juga seorang ajudan bernama Teguh.
Akan tetapi, informasi tersebut hingga saat ini masih berupa dugaan dan belum bisa dinyatakan sebagai fakta. Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah membentuk tim investigasi untuk memeriksa serta mengklarifikasi perkara tersebut.
Fajar mengatakan dirinya ingin tetap menjalankan tugas sebagai wakil bupati dari wilayahnya daripada membuang waktu untuk menanggapi berbagai informasi yang beredar. “Kalau ditanya, saya lebih baik milih kerja daripada terus klarifikasi, klarifikasi,” kata Fajar, dikutip Sabtu 29 Agustus 2026.
Baca juga: Istri Abah Didi Siapa? Viral Usai Foto Lama Tak Senonoh Dirinya Tersebar di Twitter
Ia mempertanyakan kredibilitas sumber pemberitaan yang menurutnya tidak jelas dan meminta masyarakat lebih kritis dalam menerima informasi. Menurut Fajar, kabar tersebut kemudian terus disebarluaskan yang mana kemudian membentuk persepsi tersendiri di tengah masyarakat.
Fajar menilai pemberitaan terkait dirinya berasal dari media yang menurutnya tidak terverifikasi Dewan Pers. Oleh sebab itu, ia meminta publik tidak langsung mempercayai informasi yang beredar tanpa mengetahui sumber serta fakta di baliknya.
“Pasti melihat bahwa yang mengeluarkan berita-berita tersebut bukanlah media kredibel, media-media yang tidak jelas, berarti masyarakat seharusnya tahu bahwa mereka tidak punya sumber, bahkan hanya berdasarkan suatu narasi, suatu pemikiran tidak jelas,” katanya.
Profil Fajar Aldila
Fajar Aldila adalah politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang lahir di Bandar Lampung pada 15 Juni 1992. Ia diketahui mempunyai hubungan keluarga dengan Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran.
Sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati Sumedang, Fajar sudah aktif dalam dunia politik. Ia pernah maju sebagai calon anggota legislatif untuk daerah pemilihan (dapil) IX yang mencakup Sumedang, Majalengka, dan Subang.
Pada pencalonan tersebut, Fajar disebut memperoleh sekitar 36.000 suara di Kabupaten Sumedang. Meski belum berhasil mendapatkan kursi di parlemen, perolehan suara tersebut membuat namanya diperhitungkan dalam politik lokal. Dalam kehidupan pribadi, Fajar diketahui menikah dengan Astria Dita Oktavia. Keduanya menggelar pernikahan pada 6 Juni 2026.
Sebelumnya, informasi terkait dugaan pelecehan seksual, penganiayaan, serta penyekapan terhadap sekretaris pribadi Wakil Bupati Sumedang beredar melalui media sosial serta pesan WhatsApp berantai.
Sejumlah laporan media menyebut peristiwa dugaan tersebut terjadi pada Senin (17/8) siang. Ketika itu, korban disebut mendapat perintah untuk mengurus uang operasional di rumah dinas Wakil Bupati Sumedang. Di lokasi tersebut, Fajar disebut melakukan tindakan yang tidak diinginkan terhadap korban. R lantas dikabarkan menolak tindakan tersebut dan meninggalkan lokasi.
Pada malam harinya, korban disebut kembali dipanggil oleh istri Wakil Bupati. Dalam pertemuan tersebut, beredar tudingan bahwa korban mengalami penganiayaan fisik yang dilakukan oleh sejumlah orang secara bergantian. Akan tetapi, seluruh informasi tersebut masih berupa tuduhan yang belum terverifikasi.
Fajar Aldila sudah membantah isu yang beredar. Ia menilai informasi tersebut tidak berasal dari sumber yang kredibel serta belum melewati proses verifikasi yang memadai.